Senin, 30 November 2020

RESUME MATERI : TERMODINAMIKA 1


TERMODINAMIKA 

A. TERMOKIMIA

  1. Jenis-Jenis Energi

  • Energi adalah kapasitas untuk melakukan suatu kerja
  • Energi radiasi adalah energi yang berasal dari matahari. Matahari adalah salah satu sumber energi terbesar di bumi
  • Energi termal (panas) adalah energi yang meliputi gerakan acak atom dan molekul
  • Energi kimia yaitu energi yan tersimpan dalam ikatan zat kimia
  • Energi nuklir yaitu energi yang disimpan dalam kumpulan neutron dan proton di atom
  • Energi potensial adalah energi yang ada sesuai dengan posisi suatu benda

B. PERUBAHAN ENERGI DALAM REAKSI KIMIA

  • Panas adalah perpindahan antara dua badan yang memiliki temperature (suhu) yang berbeda.
  • Temperature (suhu) adalah ukuran dari energi termal

Termokimia yaitu materi tentang perubahan panas dalam reaksi kimia

Dalam termokimia dikenal dengan sistem dan lingkungan

  • Sistem adalah segala sesuatu bagian yang pusat perhatian atau menjadi fokus pembelajaran yang sedang dilakukan

Sistem terbagi dalam 3 jenis yaitu

1. Sistem terbuka : bila botol yang digambar bawah dipanaskan maka akan terjadi perubahan massa dan energi

2. Sistem tertutup : bila botol yang digambar bawah dipanaskan maka akan terjadi perubahan energi

3. Sistem terisolasi : bila botol yang digambar bawah dipanaskan maka tidak akan terjadi perubahan

  • Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada pada sekitar sistem

Proses dalam termokimia terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Proses eksotermik adalah proses yang memberikan panas dari sistem ke lingkungan

2H2 (g) + O2 (g) -->  2H2O (l) + energi

H2O (g) --> H2O (l) + energi



2. Proses endotermik adalah proses penyerapan panas ke sistem dari lingkungan

Energi + 2HgO (s) --> 2Hg (l) + O2 (g)

Energi + H2O (s) --> H2O (l)

C. TERMODINAMIKA

Termodinamika adalah ilmu pengetahuan dari konversi antara panas dan energi.

Fungsi keadaan adalah sifat-sifat yang ditentukan oleh keadaan sistem atau bagaimana kondisi tersebut akan tercapai dan hanya ditentuka oleh keadaan awal dan akhirnya, seperti energi, tekanan, volume, suhu.

∆E=Eakhir-Eawal

∆P=Pakhir-Pawal

∆V=Vakhir-Vawal

∆T=Takhir-Tawal


  •     Hukum I Termodinamika

“Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, tetapi tidak dapat diciptakan atau dihilangkan”

∆Esistem - Elingkungan = 0          atau               ∆Esistem = - Elingkungan 

C3H8 + 5O2 à 3CO2 + 4H2(eksotermik) pada pembakaran Propana

Pada saat pembakaran energi kimia akan hilang tetapi sistem akan melepaskan energi dan diambil oleh lingkungan.

∆E = Q +W

∆E = perubahan energi internal dari sistem

Q = perubahan panas diantara sistem dan lingkungan

W = usaha dari sistem

Ketika gas mengalami perluasan terhadap tekanan melawan konstan eksternal

W = -P ∆V

·         Usaha oleh sistem pada lingkungan (-)

·         Usaha pada sistem ke lingkungan (+)

·         Kalor dilepas (-)

·         Kalor diserap (+)

Usaha yang dilakukan sistem : 

W = F d

W = -P ∆V

∆V > 0

-P ∆V < 0

Wsistem < 0

Usaha tidak termasuk fungsi keadaan 

  •     Entalpi dalam Hukum I Termodinamika
Q = ∆H          dan    W = -P ∆V
∆H = ∆E + P ∆V

Entalpi ∆H digunakan untuk menghitung aliran panas keluar dan kedalam sistem dalam suatu proses yang terjadi dalam tekanan konstan.

∆H = Hproduk - Hreaktan

Pada Endotermik

Hproduk < Hreaktan        ∆H < 0

Pada Eksotermik

Hproduk > Hreaktan        ∆H > 0

  • Persamaan Termokimia

·         1. Koefisien stoikiometri selalu menunjukan jumlah mol zat

H2O (s) --> H2O (l)             ∆H = 6,01 kJ/mol

·         2. Jika ingin membalik persamaan reaksi maka tanda ∆H berubah

H2O (l) --> H2O (s)   ∆H = - 6,01 kJ/mol

·         3. Jika mengalikan kedua ruas persamaan maka dikali juga  ∆H sesuai dengan pengalinya

2H2O (s) --> 2H2O (l)                    ∆H = 12,02 kJ/mol

·         4. Wujud fisik pada reaktan dan produk harus spesifik

H2O (s) --> H2O (l)             ∆H = 6,01 kJ/mol

H2O (l) --> H2O (g)             ∆H = 44,0 kJ/mol

  •     Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu dalan 1 kg massa sebersar 1 derajat celcius, sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar 1 derajat celcius.

Q=C ∆T

  •   Kalorimeter

Kalorimeter adalah salah satu cara untuk menentukan perubahan entalpi. Kalorimeter adalah sistem terisolasi sehingga tidak ada perpindahan materi dan energi dengan lingkungan). 

  • kalorimetri volume

Qsistem = Qair + Qbomb + Qrxn

Qsistem = 0

Qrxn = - (Qair + Qbomb)

Qair  = m s ∆T

Qbomb= Cbomb ∆T

  • kalorimetri tekanan

Qsistem = Qair + Qkalori + Qrxn

Qsistem = 0

Qrxn = - (Qsistem + Qkalori)

Qair  = m s ∆T

Qkalori = Ckalori ∆T

∆H = Qxn (reaksi tekanan konstan)

  •   Entalpi Pembentukkan Standar

Entalpi pembentukan standar adalah perubahan panas yang dihasilkan ketika satu mol suatu senyawa terbentuk dari unsur-unsurnya pada tekanan 1 atm. Entalpi standar pembentukan unsur apapun dalam bentuknya yang paling stabil adalah nol. Entalpi reaksi standar adalah entalpi reaksi yang dilakukan pada 1 atm.


  •   Hukum Hess 

"Ketika reaktan diubah menjadi produk, perubahan entalpi adalah sama baik reaksi berlangsung dalam satu langkah atau serangkaian langkah".

(Entalpi adalah fungsi keadaan. Tidak peduli bagaimana Anda sampai di sana, hanya di mana Anda memulai dan mengakhiri.)


  •   Entalpi Larutan

Entalpi larutan adalah panas yang dihasilkan atau diserap ketika sejumlah zat terlarut larut dalam jumlah pelarut tertentu.


4. CONTOH SOAL

  • Hydrogen peroxide can decompose to water and oxygen by the reaction

2H2O2(l) --> 2H2O(l) + O2 (g)                                        ∆H = -196 kJ

Calculate the quantity of heat released when 5,00 g of H2O2 (l) decomposes at constant pressure.

Answer :

  • From the enthalpies of reaction

    2C (s) + O2 (g) --> 2CO (g)                                              ∆H = -221,0 kJ

    2C (s) + O2 (g) + 4H2 (g) --> 2CH3OH (g)                    ∆H = -402,4 kJ

    calculate for the reaction

    CO (g) + 2H2 (g)-->CH3OH (g)  

    Answer :

    2CO (g--> 2C (s) + O2 (g)                                              ∆H = +221,0 kJ (dibalik)

    2C (s) + O2 (g) + 4H2 (g)--> 2CH3OH (g)                    ∆H = -402,4 kJ           
+
=

2CO (g) + 4H2 (g) --> 2CH3OH (g)                                ∆H = -181,4 kJ  (:2) 

CO (g) + 2H2 (g) --> CH3OH (g)                                     ∆H = -90,7 kJ

sumber : Chemistry The Central Science, 12th Edition by Theodore E. Brown, Theodore L. Brown, H. Eugene LeMay, Jr., Bruce E. Bursten, Catherine Murphy, Patrick Woodward, hlm 174 dan 200


Minggu, 01 November 2020

GAS IDEAL

Assalamu’alaikum, All

Nama : Indriani Lutfiyyatunnisa

NIM :1306620035

Prodi : Fisika A 2020

Apa itu gas ideal?. Ketika kita meniup sebuah balon dan isi dari balon tersebuat adalah gas. Gas selalu ada di sekitar kita dan sebenarnya ketika kita melambaikan tangan kita merasakan adanya gas tersebut, gas  terdapat di luar angkasa seperti di planen mars, bahkan ada beberapa gas yang larut dalah tubuh kita yaitu gas oksigen dalam tubuh kita untuk menghasilkan energi. Tadi kan sudah disebutkan bahwa gas ada dimana saja dan kita dapat merasakan adanya gas tersebut, hal ini dikarenakan molekul dan atom kecil itu bertabrakan dengan tangan kita saat melambaikan tangan kita.

Penjelasan gas menurut matematis, bahwa gas ada hubungannya antara tekanan dan volume. Menurut  Hukum Boyle pada tahun 1600-an, jika gas terdapat di ruangan tertutup dan jika volumenya dikecilkan maka tekanan yang ada di dalam ruangan tersebut akan besar dan begitupun sebaliknya. Dan hal tersebut dapat dirumuskan dengan :

PV=k

Dimana P adalah tekanan dan V adala volume dan k adalah konsatanta yang bersifat konstan selama suhu dan jumlah gas sama.

 Lalu, bagaimana jika suhu dan jumlah gas berbeda, menurut Charles dan Avogadro yang menciptakan persamaan sama seperti Boyle. Menurut Charles

V/T=b

Volume dibagi dengan suhu akan bersifat konstan jika tekanannya sama.

Dan menurut Avogadro

V/n=a

Volume dibagi mol akan di dalam wadah pada tekanan dan suhu konstan akan memberikan konstanta lain.

Dan dari semua hukum tersebut dapat disimpulkan bahwa

PV=nRT

Persamaan matematis diatas berasal dari

·        Hukum Boyle PV=nRT=k, dimana n danT adalah konstan

·        Hukum Charles V/T=nR/P=b, dimana n dan P adalah konstan

·        Hukum Avogadro V/n=RT/P=a,dimana T dan P adalah konstan

Dimana P=F/A dengan satuan N/m2 dan dapat disebut dengan Pascal. Dalam mengukur tekanan di bumi dalam satuan atmosfer atau atm. Dimana 1 atm=101325 Pa100kPa. Dan volume yang dimaksud adalah jumlah partikel ruang angkasa yang harus ada didalamnya. Jadi jika volume turun maka tekanan akan naik, dan saat di luar angkasa ada banyak sekali partikel di ruang yang lebih kecil, dan masing-masing akan lebih sering menabrak dinding. Dan N adalah jumlah mol yang berkaitan dengan jumlah gas dalam sistem. Jika jumlah gas dikurangi maka volume akan kurang juda dan menyebabkan tekanan akan naik. Dan R adalah Konstanta Gas Universal yaitu sebesar 8,3145 LkPa/K mol. T adalah suhu yang dialami kita sebagai panas atau dingin tetapi pada tingkat atom itu adalah energi kinetik.  Cepat lambatnya partikel rata-rata bergerak, jika suhu dinaikkan maka tekanan sebagai partikel akan bergerak lebih cepat dan lebih sering menabrak sisi wadah dalam ruangan tertutup.

Dan apa itu STP?. STP adalah suhu dan tekanan standar, yang menurut ahli kimia 0°C dan 100.000 Pa=100kPa. Dan mol gas ideal membutuhkan ruang 22,4 liter pada STP. Nilai mutlak 0 adalah suhu dimana semua gerakan partikel akan berhenti. Dimana 0°K=-273,15°C.

 

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=BxUS1K7xu30&list=WL&index=1&t=284s

 

 

 

RESUME MATERI : TERMODINAMIKA 1

TERMODINAMIKA  A. TERMOKIMIA Jenis-Jenis Energi Energi adalah kapasitas untuk melakukan suatu kerja Energi radiasi adalah energi yang be...